Sem categoria
Bagaimana PGRI Menjadi Penghubung Antar Sekolah
Dalam ekosistem pendidikan yang luas, sekolah sering kali terjebak menjadi “pulau-pulau terisolasi” yang hanya fokus pada rutinitas internalnya sendiri. PGRI (Persatuan Guru Republik Indonesia) hadir sebagai jembatan penghubung yang meruntuhkan dinding pembatas antar sekolah, menciptakan jaringan kolaborasi yang solid dari tingkat desa hingga nasional.
Berikut adalah cara strategis PGRI menjadi penghubung efektif antar sekolah:
1. Menciptakan Forum “Lintas Batas” (Ranting dan Cabang)
PGRI memiliki struktur organisasi di tingkat Ranting (beberapa sekolah bergabung) dan Cabang (tingkat kecamatan).
- Mekanisme: Dalam pertemuan rutin pengurus Ranting, guru-guru dari SD, SMP, hingga SMA yang berbeda duduk di satu meja yang sama.
- Dampaknya: Masalah yang terjadi di Sekolah A bisa dicarikan solusinya berdasarkan pengalaman Sekolah B. Terjadi pertukaran informasi mengenai metode pengajar, penanganan siswa, hingga manajemen sekolah tanpa rasa persaingan yang tidak sehat.
2. Standardisasi Kompetensi melalui Workshop Kolektif
Pemerintah mungkin memberikan pelatihan per sekolah, namun PGRI menyelenggarakannya secara kolektif.
- Mekanisme: PGRI sering mengadakan workshop digitalisasi atau bedah kurikulum yang mengundang perwakilan guru dari seluruh sekolah di satu wilayah.
- Dampaknya: Terjadi penyamaan standar kualitas. Guru dari sekolah pinggiran mendapatkan asupan ilmu yang sama dengan guru dari sekolah unggulan di kota, sehingga kesenjangan kualitas antar sekolah dapat diminimalisir.
3. Porseni: Membangun Koneksi melalui Sportivitas
Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) adalah momen di mana hubungan antar sekolah mencair.
- Mekanisme: Guru-guru melepas seragam sekolah masing-masing dan memakai batik PGRI atau seragam olahraga daerah.
- Dampaknya: Hubungan yang awalnya bersifat formal-birokratis berubah menjadi hubungan persaudaraan. Seorang kepala sekolah bisa berbincang santai dengan guru dari sekolah lain di pinggir lapangan, yang sering kali berlanjut pada kerja sama antar instansi di kemudian hari.
Tabel: Transformasi Hubungan Antar Sekolah melalui PGRI
| Sebelum Terhubung PGRI | Setelah Terhubung melalui PGRI |
| Kompetisi yang kaku antar sekolah. | Kolaborasi untuk kemajuan bersama. |
| Informasi hanya berputar di internal sekolah. | Informasi mengalir deras secara lintas sekolah. |
| Masalah sekolah diselesaikan sendirian. | Masalah diselesaikan melalui pendampingan kolektif. |
| Guru merasa asing dengan rekan di sekolah sebelah. | Terjalin “Jiwa Korsa” sebagai sesama korps guru. |
4. Jaringan “Solidaritas Cepat” saat Krisis
PGRI menjadi penghubung paling krusial ketika salah satu sekolah atau guru mengalami musibah.
- Mekanisme: Jika sebuah sekolah terkena bencana atau seorang guru mengalami intimidasi, PGRI segera menggerakkan sekolah-sekolah lain dalam jaringannya untuk memberikan bantuan moral maupun material.
- Dampaknya: Sekolah yang sedang kesulitan merasa didukung oleh sekolah-sekolah tetangganya, menciptakan ekosistem pendidikan yang tangguh (resilient).
5. Media Komunikasi Terintegrasi (Grup Koordinasi)
PGRI mengelola grup-grup komunikasi digital yang anggotanya terdiri dari lintas sekolah.
- Mekanisme: Grup WhatsApp PGRI tingkat Cabang menjadi “ruang guru raksasa”.
- Dampaknya: Guru bisa bertanya tentang aplikasi kinerja, kebijakan terbaru, atau mencari referensi mengajar kepada ratusan rekan dari sekolah lain secara instan.
Kesimpulan
PGRI bertindak sebagai perekat sosial dan profesional. Dengan adanya PGRI, sekolah-sekolah tidak lagi berjalan sendiri-sendiri, melainkan bergerak sebagai satu barisan yang terorganisir. PGRI memastikan bahwa keberhasilan di satu sekolah dapat diinspirasikan ke sekolah lain, dan beban di satu sekolah dapat dipikul bersama oleh sekolah lainnya.
monperatoto monperatoto monperatoto monperatoto monperatoto situs gacor toto togel situs slot resmi monperatoto monperatoto togel online monperatoto togelSem categoria
Rali Dakar 2026 está prestes a arrancar
Será já no próximo sábado dia 3 de janeiro que arranca a edição de 2026 do Rali Dakar que mais uma vez se vai disputar na Arábia Saudita. Este ano a comitiva portuguesa chega quase aos trinta participantes em várias categorias.
A próxima edição do Rali Dakar, a “prova mais dura do mundo”, vai ter 8.000 quilómetros no total, sendo que 4.901 quilómetros são destinados às etapas cronometradas. A partida será em Yanbu e a chegada será também na mesma cidade. Quanto aos portugueses a participação nacional é bem recheada e diversificada com João Ferreira e Filipe Palmeiro na sua Hylux da equipa oficial da Toyota e Maria Gameiro em Mini a concorrerem na categoria dos automóveis. Na Challenger Pedro Gonçalves e Hugo Magalhães, Luís Portela Morais e David Megre e ainda Rui Carneiro irão defender as cores nacionais. Na SSV teremos a participação de Alexandre Pinto e Bernardo Oliveira, Gonçalo Guerreiro e Maykel Justo, João Monteiro e Nuno Morais, Hélder Rodrigues e Gonçalo Reis, João Dias e Daniel Jordão, Bruno Martins e Eurico Adão, Rui Silva e Francisco Albuquerque e ainda João Ré com o navegador Saleh Saleh que sendo saudita vai correr em casa.
Nas duas rodas contamos com Bruno Santos, Nuno Silva, Martim Silva e Pedro Pinheiro e por fim nos camiões Paulo Oliveira será o navegador dos espanhóis Alberto Herrero e Mario Sastre.
Sem categoria
Google Maps começa a mostrar os postos de carregamento disponíveis
A partir de agora, utilizando apenas o Google Maps, poderá ficar a saber quais os postos de carregamento próximos de si é que estão realmente disponíveis para serem imediatamente utilizados.
<!–//<![CDATA[
var m3_u = (location.protocol=='https:'?'https://ads.motorguia.pt/www/delivery/ajs.php':'http://ads.motorguia.pt/www/delivery/ajs.php');
var m3_r = Math.floor(Math.random()*99999999999);
if (!document.MAX_used) document.MAX_used = ',';
document.write ("”);
//]]>–>
Disponível nos Estados Unidos da América e Reino Unido, esta funcionalidade adiciona ainda informações sobre o tipo de tomadas disponíveis e potência do carregamento e, consequentemente, o tempo necessário para completar um carregamento.
Para isto, basta apenas aceder ao Google Maps através de um computador ou smartphone e pesquisar por estações de carregamento para elétricos. Resta aguardar que a rede Mobi.e faça parte da lista do Google Maps.
-
Manutenção2 semanas agoSaiba como eliminar odores no seu carro
-
Notícias2 semanas agoMercedes CLA é o Carro do Ano 2026
-
Notícias2 semanas agoMazda já definiu os preços do novo CX-6e
-
Notícias2 semanas agoCircuito de Suzuka vai vender asfalto como “souvenir”
-
Comerciais2 semanas agoQUBO está de regresso ao catálogo da Fiat
-
Notícias1 semana agoPeaq será o nome do próximo SUV da Skoda
-
Notícias1 semana agoSalão Motorclássico volta à Cordoaria Nacional
-
Comerciais1 semana agoFIAT Professional apresenta pick-up elétrica TRIS
